Benarkah Hanya Mengendus Makanan Berat Badan Dapat Naik?

Mengkonsumsi makanan berlemak yang berlebihan akan membuat tubuh anda mengalami kegemukan. Sementara jika ingin kurus dan menurunkan berat badan, hindari makanan yang mengandung lemak dan juga berminyak. Kegemukan ternyata telah menjadi masalah besar bagi banyak wanita, khususnya di Indonesia banyak dari mereka yang terus berjuang.

Nah berjuangnya disini ialah menurunkan berat badan, dengan mengurangi porsi makan dan melakukan diet ketat. Bahkan ada yang rela untuk tidak mengkonsumsi nasi sama sekali. Dan menggantikannya dengan mengonsumsi buah-buahan dan adapula yang melakukan diet secara berolahraga, agar tak mengurangi konsumsi makannya. Namun bagaimana jika dikatakan bahwa dengan mengendus makanan berat maka berat badan juga akan naik? Bahkan sekalipun kalian tak memakannya. Nah, berikut penjelasannya.

Berat Badan Naik Walau Hanya Mengendusnya

Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan berat badan, pasti Anda tahu bagaimana hal ini terkadang menjadi sulit untuk dilakukan. Pasalnya Anda jadi harus lebih rajin olahraga, mematuhi pola makan sehat, atau menjauhi beberapa hal yang mungkin Anda sukai. Nah, menurut penelitian ternyata ada lagi satu tantangan yang harus Anda hadapi ketika sedang diet. Tantangan tersebut datang dari hidung atau indra penciuman Anda sendiri. Bagaimana bisa berat badan dipengaruhi oleh indra penciuman?

Sebuah penelitian dilakukan di University of California, Berkeley yang dipimpin oleh Prof. Andrew Dillin dan Celine Riera. Penelitian ini menggunakan terapi gen yang menghilangkan indera penciuman pada tikus dewasa. Tikus tersebut akan kehilangan indera penciumannya selama tiga minggu. Selama tiga minggu, dua kelompok tikus berbeda diberi diet tinggi lemak. Meskipun keduanya makan dengan jumlah makanan yang sama, tikus yang kehilangan indera penciumannya mengalami kenaikan bobot 10%, sedangkan tikus yang lain bobotnya naik 100%.

Selain itu peneliti mendapati tikus yang sudah gemuk dan daya penciumannya dihilangkan, berat badannya akan menjadi normal. Meskipun yang berkurang hanya kadar lemak, bukan otot atau massa tulang. Tikus yang mengalami gangguan glukosa menjadi normal kembali saat berat badannya berkurang. Hal ini membuat para ahli percaya bahwa aroma dari makanan yang akan kita makan memainkan peran penting dalam tubuh, yang berhubungan dengan kalori. Membaui aroma makanan dapat membuat tubuh menyimpan kalori dan bukan membakarnya.

Namun, adakah hubungan antara penciuman dengan naiknya berat badan?

Adanya hubungan erat antara penciuman dengan daerah otak yang mengatur metabolisme, khususnya hipotalamus, meskipun sirkuit sarafnya masih belum diketahui. Celine Riera, salah seorang peneliti mengatakan bahwa ini merupakan salah satu penelitian pertama yang benar-benar menunjukkan jika kita mengatur atau memanipulasi penciuman, kita benar-benar dapat mengubah bagaimana otak memahami dan mengatur keseimbangan energi.

Manusia yang kehilangan indera penciuman karena usia, luka atau penyakit sering mengalami penurunan berat badan yang tajam, hingga menjadi anoreksia. Namun penyebabnya masih tidak jelas, karena kehilangan kenikmatan dalam makan juga dapat menyebabkan depresi, yang pastinya akan menghilangkan nafsu makan.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism juga menyarankan kemungkinan intervensi bagi mereka yang telah kehilangan kemampuan membaui aroma dan bagi mereka yang memiliki masalah kehilangan berat badan.

Sistem sensorik berperan dalam metabolisme. Berat badan tidak hanya terkait dengan kalori yang dikonsumsi, tetapi juga dengan bagaimana kalori itu dirasakan, jelas Andrew Dillin, seorang profesor biologi molekuler dan sel dari Thomas and Stacey Siebel Distinguished Chair in Stem Cell Research. “Jika kita dapat melakukannya pada manusia, mungkin kita dapat membuat obat yang tidak merusak penciuman tetapi tetap dapat mengontrol sirkulasi metabolisme. Ini luar biasa.”

Pertanyaannya, apakah hal ini tidak memiliki efek samping pada kesehatan? Kehilangan kemampuan penciuman akan diikuti dengan peningkatan tajam kadar hormon noradrenaline. Hal ini merupakan respon stres yang terhubung dengan sistem saraf simpatik. Jika berlanjut, kenaikan hormon ini akan menyebabkan serangan jantung pada manusia.

Mengapa Hanya Mencium Aroma Makanan Membuat Kita Lapar?

Penelitian baru yang didanai oleh Dewan riset Eropa yang diterbitkan dalam Jurnal Nature Neuroscience menunjukkan bagaimana sistem endocannabinoid mengontrol asupan makanan dengan menggunakan indra penciuman.

Endocannabinoids adalah bahan kimia yang diproduksi di dalam tubuh dan digunakan untuk mengirim pesan antarsel. Sistem endocannabinoid adalah jaringan reseptor neuron, enzim dan endocannabinoids yang terdapat di otak hewan dan manusia. Reseptor dalam sistem endocannabinoid yang berhubungan dengan sensasi, seperti euforia, kecemasan dan rasa sakit.

Para ilmuwan tahu bahwa ketika kita lapar, tubuh kita meningkatkan kinerja indra penciuman dalam rangka meningkatkan kemampuan kita untuk mencari makanan. “Peningkatan bau memungkinkan kita untuk menemukan sumber makanan,” kata penulis studi, Giovanni Marsicano, dilansir dari Medical News Today.

Namun, mekanisme yang menjelaskan bagaimana koordinat otak menunjukkan sensasi kelaparan, indra penciuman, dan asupan makanan masih belum dipahami dengan baik. Selama kita lapar, otak meningkatkan mekanisme untuk merangsang indra penciuman.

Aroma makanan dapat memicu isyarat air liur untuk meningkatkan aktivitas di otak dalam mengirimkan informasi. Sebuah penelitian tahun 2010 menemukan bahwa aroma manis atau berlemak dapat mengaktifkan area otak yang berhubungan dengan motivasi untuk mendapatkan makanan tersebut. Jadi, tidak heran jika Anda langsung lapar dan mungkin tambah lapar saat mencium aroma makanan.

Aroma makanan ini berhubungan dengan bagian otak yang mengontrol asupan makan. Makanan memang sangat menggoda. Belum melihat makanan, hanya mencium aromanya saja sudah bisa membuat kita lapar dan membuat ingin makan lagi dan lagi. Saat Anda lapar, mekanisme otak dalam mencium aroma makanan meningkat. Ini bisa terjadi karena sistem endocannabinoid.

Peneliti menemukan bahwa reseptor cannabinoid CB1 di otak menghubungkan sistem saraf yang memproses bau (olfactory bulb) dengan struktur otak yang lebih tinggi yang berhubungan dengan bau (korteks penciuman). Sensasi lapar dapat mengaktifkan reseptor CB1, kemudian ini akan mengaktifkan olfactory bulb dan korteks penciuman.

Jadi, mekanisme yang terjadi dalam otak ini dapat meningkatkan kepekaan Anda terhadap aroma makanan saat lapar. Kemudian, hal ini dapat meningkatkan keinginan Anda untuk makan juga. Nah, adakah diantara kalian yang seperti ini? Lapar lagi saat menyium aroma yang begitu sedap, namun ada baiknya jika mengontrol porsi makan mu agar tidak berlebihan dan membuat berat badan naik drastis.

Meskipun begitu, jangan terlalu ambil pusing soal bagaimana cara menurunkan berat badan yang tepat untuk mendapatkan tubuh langsing bak model. Cara terbaik menurunkan berat badan yang banyak direkomendasikan oleh dokter adalah dengan mengonsumsi makanan seimbang. Misalnya dengan memperbanyak makan sayuran, protein rendah lemak, buah-buahan dan rajin berolahraga.

Nah, untuk itu ada baiknya jika anda sekalian mengikuti tips dibawah agar makan banyak tak membuat tubuh anda mengalami kegemukan dan buat kalian yang merasa berat badan sudah berlebihan yuk, lakukan cara ini.

Lakukan Cara Ini Agar Badan Tak Gemuk Walau Makan Banyak

Banyak makan dan bisa menjaga badan agar tetap langsing, sepertinya jadi impian setiap wanita. Kamu pasti punya satu teman yang seperti ini, yang selalu makan banyak tapi badannya nggak melebar! Duh, pasti jadi pengen dong? Hal tersebut ternyata bukan hal yang mustahil kok. Membuat badan langsing tidak selalu harus dicapai dengan diet mati-matian. Kamu bisa tetap makan dan menjaga tubuh tetap langsing.

  • Makan Tanpa Distraksi Dan Dikunyah

Saat waktunya makan, pastikan kamu bebas dari segala macam distraksi seperti pekerjaan atau hal-hal lain yang dilakukan berbarengan dengan waktu makanmu. Menurut studi, orang yang terdistraksi saat makan seringkali merasa kurang kenyang dibanding orang yang fokus pada makanannya. Pastikan juga kamu mengunyah makananmu dengan benar sebelum menelan, hal ini juga akan membuatmu lebih cepat kenyang.

Kekeliruan pola makan yang bisa saja tidak disadari adalah aturan saat mengunyah makanan. Meski tahu bahwa idealnya kita mengunyah makanan sebanyak 32 kali, hanya sebagian kecil orang yang mempraktekannya. Akibatnya sistem pencernaan harus bekerja keras dan mengakibatkan gangguan kesehatan.

Lebih jauh makanan yang tidak dikunyah secara sempurna dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Saat kamu tidak mengunyah makanan secara baik ada lebih banyak kandungan kalori yang tak terserap tubuh di mana sisanya akan menumpuk jadi lemak. Selain itu mengunyah makanan perlahan dapat membantu otak menerima informasi saat perut sudah merasa kenyang. Kesempatan otak untuk menerima informasi itu tidak akan terpenuhi jika kamu makan terlalu cepat.

  • Mengonsumsi Teh Hijau

Khasiat teh hijau untuk kesehatan mungkin sudah banyak kamu ketahui. Selain untuk mempercantik kulit, teh hijau juga dapat membantu menurunkan berat badan. Menurut penelitian, kandungan Epilgallocatechin Gallate (ECGC) dalam teh membantu pembakaran lemak dalam tubuh. Tidak hanya membakar lemak saja, teh hijau juga berkhasiat mengurangi nafsu makan.

Biasakan untuk meminum teh hijau tanpa campuran gula agar kandungan kalorinya tidak membuatmu gemuk. Selain itu teh hijau juga baik diminum dalam keadaan hangat sehingga tingkat kepekatannya tidak berkurang. Terakhir, konsumsi teh hijau saat pagi hari dan menjelang makan untuk membantu pembakaran lemak dalam tubuh.

  • Minum Air Hangat

Kebiasaan kedua adalah membiasakan untuk mengkonsumsi air hangat setelah makan malam karena ini sangat baik untuk mempercepat proses penyerapan makanan oleh tubuh sehingga tidak terjadi penumpukan lemak didalam tubuh. Selain itu, dengan mengkonsumsi air hangat setelah makan malam akan membuat tubuh terasa rileks serta membuang racun-racun yang ada didalam tubuh.

  • Konsumsi Gula Dengan Cermat

Nah, yang ini perlu diatur asupannya ke tubuh. Terlalu banyak gula memang tidak baik untuk tubuhmu. Bila terlalu banyak, akan tersimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Namun bukan berarti kamu harus stop mengonsumsi gula sama sekali. Ketahui saja seberapa banyak gula yang bisa diterima tubuhmu. Apa kamu sering merasa lelah setelah mengonsumsi banyak cookies? Bila iya, berarti saatnya mengurangi cemilan manis. Ganti dengan buah-buahan, supaya lebih sehat.

  • Perbanyak Sayur, Buah dan Protein

Ingin tetap makan banyak tapi berat badan terjaga, mudah kok caranya. Pastikan saja makanan yang kamu makan setiap hari mengandung banyak protein, juga perbanyak sayuran dan buah-buahan. Protein memiliki kandungan kalori yang lebih rendah, sehingga cocok untuk menjaga badan dan memberikan banyak energi untuk tubuh.

Sedangkan buah-buahan dan sayur agar asupan serat di tubuhmu tercukupi, sehingga metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Nah, untuk itu jangan lupa selalu mengonsumsi sayuran serta buah-buahan dalam menu makanan sehari-hari.

  • Hindari Olahraga Keras

Mungkin sedikit heran ya, kenapa hindari olahraga? Namun yang dimaksud disini ialah olahraga berlebihan. Banyak orang yang percaya bahwa makan dimalam hari akan membuat Anda menjadi gemuk sehingga ada sebagian orang yang memilih berolahraga sehabis makan malam dengan tujuan agar berat badan tidak naik.

Namun tahukah Anda bahwa olahraga yang terlalu keras di malam hari apalagi setelah makan akan membuat perut menjadi kram dan ini sangat tidak baik bagi kesehatan. Yang Anda perlukan adalah hanya berjalan-jalan santai saja agar tubuh bergerak dan tubuh akan cepat memproses makanan.

  • Istirahat Cukup

Kalau ini pasti kalian tahukan guys, bahwa manusia pada umunya sangat dianjurkan untuk beristirahat dengan baik. Ingin menjaga tubuh agar tetap langsing dan sehat? Istirahat yang cukup, itu perlu. Kurang tidur ternyata memiliki efek buruk untuk hormonmu yang bisa memicu naiknya berat badan dan membuat tubuhmu keranjingan makanan yang tinggi kalori. Selain itu, kurang istirahat dan tidur yang cukup juga membuatmu tidak bisa berolahraga secara efektif. Yuk, cukupkan tidurmu agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

  • Olahraga Teratur

Ini nih guys, cara alami yang baik buat kalian. Selain menyehatkan olahraga dengan baik dan teratur pastinya cara terbaik dalam mengatasi masalah berat badan. Untuk itu anda gak perlu repot-repot melakukan diet ketat serta mengurangi porsi makan.

Ada baiknya untuk membuat sebuah jadwal olahraga dalam aktifitas sehari-hari minimal 1-2 jam saja. Dan lakukan olahraga itu dengan baik, agar tubuh terlihat bagus tentunya. Seperti yang banyak kita tahu bahwa olahraga kini menjadi banyak pilihan wanita dalam membentuk tubuhnya. Banyak olahraga yang pastinya dapat membuat tubuh anda terlihat baik. Untuk itu jangan lupa berolahraga ya guys.

Nah, gimana adakah diantara kalian yang hobi banget ngendus makanan? Ingat loh bahwa mengendus makanan dapat memicu berat badan naik, bahkan dapat memicu laper yang berlebihan. Nah hal ini nantinya bakalan buat anda ingin makan dan ingin makan.

Namun seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa tak usah takut akan gemuk karena banyak makan, karena apa? Karena anda dapat melakukanbeberapa tips diatas untuk mencegah kegemukan. Untuk itu jangan diet terlalu ketat ya guys, apalagi sampai tidak makan.