Benarkah Vibrator Bikin Miss V Mati Rasa?

Di jaman modern ini, banyak wanita menggunakan vibrator sebagai bagian dari gaya hidup seksualnya. Tak hanya di negara-negara Barat, sebenarnya penggunaan sex toys macam vibrator ini juga sudah menjamur di negara-negara Asia. Namun beberapa orang masih menganggapnya tabu atau tak normal.

Vibrator merupakan salah satu sex toy atau alat bantu seks yang bergetar dan biasanya digunakan oleh para wanita. Ada banyak jenis dan bentuk vibrator yang bisa dipilih sesuai dengan selera. Menggunakan alat bantu seks tentunya akan menjadi bumbu tersendiri dalam ritual bercinta hingga terasa tak membosankan. Salah satu alat bantu seks yang paling banyak diminati adalah vibrator. Namun bahayakah jika menggunakan vibatror keseringan untuk alat bantu memuaskan seks?

Apa Benar Vibrator Bikin Miss V Mati Rasa?

Mungkin banyak dari anda yang sudah pernah melakukan seks dengan menggunakan vibrator, cenderung merasa khawatir mengenai efek samping dari kegiatan ini. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa terlalu sering menggunakan vibrator menyebabkan Miss V mati rasa atau dead vagina syndrome. Namun kondisi ini jarang terjadi. Dari kasus yang ada tercatat hanya 11% wanita yang menggunakan vibrator dan melaporkan kondisi tersebut. Penelitian lainnya dari University of Indiana menunjukkan hanya 3% wanita yang menyadari kondisi ini akibat menggunakan vibrator.

Ternyata jika wanita “terlalu banyak” menggunakan vibrator dan mendapatkan orgasme dengan alat tersebut, maka ia tidak dapat orgasme melalui cara lain (penetrasi misalnya). Penelitian menunjukkan bahwa penurunan sensitivitas karena penggunaan vibrator, efek biasanya memudar dalam waktu satu jam. Jadi sindrom vagina mati rasa ini sangat jarang dan hampir tidak pernah terjadi. Sebagian wanita mungkin akan cenderung lebih mudah mencapai orgasme saat menggunakan vibrator daripada melakukan hubungan seks dengan pasangannya.

Itu hal yang sangat normal karena saat anda menggunakannya sendiri, Anda tau bagian vagina yang bisa membuatmu mencapai puncak. Banyaknya wanita yang setelah memakai alat bantu seks tersebut, mereka mengaku lebih mudah terangsang dan bergairah, vagina lebih terlubrikasi, mudah mencapai orgasme dan tidak merasa sakit saat penetrasi.

Selain itu, 71,5 persen responden mengatakan tidak mengalami efek samping terkait dengan penggunaan vibrator. Namun ada hal lain yang perlu anda ingat, bahwa mainan ini juga menyebabkan ketergantungan pada pemakai sehingga para wanita lebih memilih memakai vibrator di bandingkan berhubungan dengan Mr.P (penis). Namun tahukah anda bahwa vibrator ini memiliki banyak jenis?

Jenis-jenis Vibrator

Selain berbentuk penis ada juga bentuk yang lain seperti vibrator berbentuk lipstik dan juga berbentuk mic atau tongkat serta juga berbentuk capsul penggeli yang kesemuanya itu berfungi sebagai alat perangsang wanita dalam memuaskan hasrat seksualitasnya. Dan berikut beberapa jenis vibrator yang perlu anda ketahui.

1. Rabbit Vibrators

Jenis ini juga biasanya disebut dengan istilah phallus-shaped vibrators yang dilengkapi alat yang dapat merangsang bagian klitoris. Beberapa wanita berpendapat bahwa jenis ini terlalu berlebihan, namun jika sekarang vibrator Anda kurang dapat memberikan Anda kepuasan, sepertinya Anda harus mencoba jenis yang satu ini. Jenis ini kian gampang dikenali berkat adanya dua “kuping kelinci” kecil (rabbit ears) pada ujung cabangnya. Beberapa produk memang tak disertai kuping kelincinya, namun dapat dikategorikan rabbit selama garis desainnya tetap pada pakem.

2. Magic Wand

Magic wand biasanya terdiri atas 3 bagian, kepala, leher serta badan. Adanya bagian tersebut merupakan ciri khas jenisnya. Kontur kepalanya membulat, leher fleksibel (agar kepala dapat menekuk bebas), serta badannya yang menyimpan mesin penggetar juga ditempati tombol pengontrol. Fungsi fundamentalnya memberikan pijatan rangsangan pada klitoris. Berkat dua karakteristik fisik di atas (kepala membulat & leher fleksibel) memungkinkannya menjangkau semua bidang klitoris walau ditekan keras sekalipun. Jangkauan itulah yang membuat jenis ini terkenal mumpuni merangsang wanita.

3. The Vacuum

Mungkin sedikit aneh dengan bentuknya, namun tahukah anda bahwa wanita sangat menyukai vibrator jenis ini, mengapa begitu? Karena Vibrator ini punya kelebihan tersendiri yang mana mampu membuat penggunanya merasa seolah dirinya sedang diberikan oral seks.

4. Vibrator Peluru (Bullet)

Mengambil bentuk dasar peluru, jenis vibrator ini ada yang berujung tajam ada pula yang tidak. Ukurannya bervariasi dari 7 – 20 cm. Desain vibrator peluru (bullet) cukup ramping sehingga bisa dipegang dua atau tiga jari saja. Kebanyakan memang terbuat dari plastik, namun finishing-nya cenderung mengkilap seperti besi krom.

Faktor pembeda utamanya dengan egg vibrator adalah ketiadaan kabel interconect, karena tenaga penggerak (baterai) ditempatkan di dalam alat. Berfungsi sebagai stimulan klitoris maupun g-spot (vagina). Ringan dan kepraktisannya turut menjadi alasan mengapa sex toys ini cocok buat pemula atau amatir.

5. Vibrator Kapsul (Egg)

Bentuknya menyerupai telur kecil dan ukurannya juga cukup mini. Menurut kebanyakan orang, jenis ini sangan cocok digunakan untuk merangsang bagian luar organ seksual, namun akan mengecewakan hasilnya jika digunakan dengan tujuan melakukan penetrasi lebih dalam. Konstruksinya terbagi menjadi dua modul, satu berbentuk lonjong membulat seperti kapsul obat besar, bagian ini biasanya berfungsi sebagai wadah mesin penggetarnya.

Modul lainnya merupakan remote dan sumber tenaga, dan kedua modul itu terhubung oleh kabel penyalur sinyal. Piranti jenis ini lazimnya dipakai hanya untuk merangsang klitoris, puting serta titik-titik sensitif tubuh bagian luar. Intensitas getarnya pun tak terlalu kuat, sehingga masih sesuai bagi pemula.

Vibrator sex toys dapat memberikan rasa kenikmatan yang sangat luar biasa sehingga biarpun anda belum memiliki pasangan hidup namun ketika ingin menyalurkan hasrat seksual anda bisa menggunakannya. Nah itulah tadi jenis-jenis vibrator modern yang bisa Anda coba. Dikatakan memiliki kelebihan serta membuat wanita begitu bahagia ketika menggunakannya, namun ada hal yang sebaiknya diketahui sebelum menggunakannya. Untuk itu kita simak saja ulasan dibawah ini.

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Vibrator

Vibrator telah diterima oleh masyarakat dunia. Bahkan, menurut data satu dari dua perempuan modern memiliki vibrator sebagai alat bantu memuaskan diri. Vibrator menjadi bagian baru dalam industri seks yang makin berkembang di dunia. Para produsen pun berlomba-lomba membuat beraneka ragam vibrator yang diperjualbelikan secara bebas.

Namun, apakah kalian termasuk salah satu wanita yang masih belum paham tentang penggunaan vibrator? Dianggap sebagai “mainan” yang dapat memuaskan hasrat seksual membuat banyak wanita lupa untuk memahami penggunaan vibrator dengan baik dan benar. Berikut ini ada hal yang perlu anda ketahui mengenai vibrator.

  • Menyebabkan Iritasi Dan Cedera

Alat bantu sex dapat menyebabkan iritasi vagina wanita. Ini terjadi jika dilakukan dengan berlebihan dan kurang steril. Salah satu jenis alat bantu seks yang tidak memiliki butt plug juga berbahaya karena dapat mencederai anus pengguna. Sebagian wanita memilih alat bantu seks untuk merangsang bagian anus mereka dan jika alat tersebut tidak memiliki butt plug, yaitu alat berbentuk cakram pada dasar alat yang berguna untuk mencegah alat tersebut supaya tidak masuk secara penuh ke dalam anus.

Jika tidak, peristaltic rectum yang ada pada anus akan menyedot alat tersebut dan tentu saja, bagi pengguna bisa berada dalam keadaan kritis karenanya. Apabila seseorang menggunakan alat bantu seks juga terkadang mengeluhkan penyakit jamur pada area vitalnya, penggunaan alat bantu seks bisa juga melukai area vitalnya. Hal ini disebabkan karena adanya infeksi jamur meningkatkan resiko iritasi dan reaksi alergi, bahkan infeksi karena gesekan alat bantu seks pada area vital dimana infeksi jamur tersebut berada.

  • Vibrator Bisa Kotor Dan Rusak

Vibrator yang sering maupun jarang dipakai juga bisa kotor karena debu atau berbagai hal yang lain. Maka itu jangan malas untuk membersihkan sex toy milik Anda demi kesehatan Anda sendiri. Dan sama halnya seperti benda mati lainnya, vibrator pun bisa rusak tergantung dengan merk, cara penggunaan dan cara perawatannya. Jadi jangan menganggap vibrator adalah barang unik yang bisa tahan bertahun-tahun.

  • Perhatikan Pemilihan Pelumas

Sebaiknya hindari pemilihan pelumas dari bahan dasar silikon karena itu dapat membahayakan vibrator. Vibrator sekarang ini terbuat dari bahan silikon yang berkualitas. Tetapi ketika Anda menggunakan pelumas yang juga berbahan silikon, hal itu akan membahayakan kesehatan Anda dan pasangan karena membuat material dari vibrator menjadi kendur.

Pilihannya adalah Anda menggunakan pelumas yang berbahan dasar air. Jika itu tidak membuat Anda lebih ‘licin’ tidak mengapa untuk mengenakan pelumas yang terbuat dari bahan silikon, namun gunakan juga pengaman sebagai ‘sarung’ vibrator agar mainan kesayangan Anda tetap terawat dan bersih.

  • Terlebih Dahulu Konsultasikan Kepasangan

Vibrator dianggap sebagai sebuah sex toy yang baik bagi Anda, sebab Anda bisa mengalami orgasme tanpa berhubungan seks. Namun jika anda sudah memiliki pasangan, maka ada baiknya terlebih dahulu untuk berkomunikasi dengan pasangan.

Apakah dia mungkin merasa terancam oleh vibrator atau tidak? Sebuah studi menemukan, hanya sepertiga pria yang bertanya pada pasangannya apakah menggunakan vibrator membuat hubungan mereka berlebihan. Karena ada baiknya jika penggunaan vibrator ini disetujui oleh pasangan anda, melakukan hubungan seks bersama-sama dan buat permainan tertentu agar bercinta menjadi menyenangkan.

  • Tak Masalah Jika Membawa Vibrator Saat Liburan

Boleh-boleh saja jika saat liburan anda berencana membawa vibrator. Namun ada hal yang sebaiknya anda perhatikan yakni, tempat penyimpanan vibrator. Sejatinya benda tersebut harus dipisahkan dari benda-benda lainnya. Tak ada salahnya masukkan ke pouch tersendiri dan simpan dengan benar agar tidak tertindih benda lain. Karena seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kebersihan dari vibrator harus diperhatikan dengan baik.

Alasan Perempuan Butuh Vibrator

Wanita yang memuaskan diri menggunakan vibrator dianggap sebagai wanita kesepian hingga alat vibrator yang dinilai menggantikan peran pria dalam memuaskan wanita. Penggunaan alat bantu seks tidak berarti bahwa pasangan tidak puas dalam hubungan seksual, juga tidak berarti bahwa Anda harus merasa terintimidasi oleh alat bantu seks tersebut. Dan berikut beberapa alasan mengapa banyak wanita menggunakan vibrator.

  • Mudah Mencapai Orgasme

Tidak semua wanita mampu menerima rangsangan yang diberikan oleh pasangannya ketika melangsungkan hubungan, ini artinya kebanyakan dari mereka juga akan sulit mencapai orgasme. Vibrator merupakan salah satu jenis alat bantu seks yang mana ini dapat membantu wanita dalam mendapatkan stimulasi hingga mencapai orgasme.

Vibrator memudahkan wanita dalam mencapai orgasme tanpa harus meminta pasangannya untuk melakukan rangsangan. Ini artinya mereka bisa mempergunakan vibrator tanpa adanya bantuan dari pasangannya, sehingga dengan cara ini wanita bisa mendapatkan kesenangan seksual tanpa harus melakukan hubungan seks sebagaimana umumnya.

  • Banyak Pilihan

Banyak pilihan vibrator yang dapat disesuaikan kebutuhan. Saat membeli atau menggunakan vibrator perhatikan daya tahan dan masa berlakunya. Tentunya, vibrator kualitas premium akan tahan lebih lama, dan punya garansi sehingga jika ada bagian yang rusak karena terlalu sering dipakai, kemungkinan Anda bisa mengganti atau memperbaikinya.

Vibrator berkualitas bisa dipakai dalam jangka waktu lama, namun tidak selamanya. Sementara vibrator yang lebih murah biasanya bertahan satu tahun jika digunakan tidak terlalu sering. Jika vibrator mengandung bahan gel atau karet, Anda wajib menggantinya setelah pemakaian satu tahun karena pemakaian lebih dari satu tahun dapat mengundang bakteri yang berisiko untuk area vagina.

Umumnya, untuk bisa menciptakan pengalaman seksual yang berbeda. Pihak pria harus bisa berinisiatif dalam menciptakan kondisi yang berbeda, ini bisa dilakukan dengan menggunakan sex toys atau vibrator. Tidak ada salahnya wanita dijadikan media dalam memainkan vibrator, karena kebanyakan wanita jika mendapatkan stimulasi dari alat bantu seks tersebut akan membantunya dalam mendapatkan kesenangan seksual, yang mana ini tidak pernah didapatkannya sebelumnya.

Meskipun vibrator merupakan jenis alat bantu seks yang mampu menjamin kepuasan dan kesenangan seksual. Namun perlu diperhatikan, bahwa vibrator yang dijual di pasaran belum tentu aman untuk digunakan. Maka dari itu demikianlah pembahasan yang diatas, semoga memberi manfaat serta pengetahuan bagi pembaca.