Chupacabra, Makhluk Legenda “Sih Penghisap Darah”

Sesosok jasad hewan misterius menjadi perdebatan, apakah ini bukti keberadaan hewan legendaris Chupacabra? Atau, hanya rakun biasa? Hewan botak berkulit abu-abu tertembak dan tewas di kawasan Lebanon Junction Kentucky, Amerika Serikat, saat ia keluar hutan dan muncul di pekarangan sebuah rumah. Hewan bertelinga lebar, berkumis dan memiliki ekor panjang memicu debat berkepanjangan di internet.

Adalah Mark Cothren yang menembak hewan misterius itu. Alasannya, ia tak mengenalinya. Binatang yang ditembak Cothren seukuran kucing rumah, tapi sejumlah orang berspekulasi, itu Chupacabra. Nah tahukah kalian apa yang dimaksud dengan Chupacabra, konon katanya hewan ini begitu amat mengerikan dan bahkan dikatakan membawa petaka. Untuk itu mari kita simak bersama ulasan berikut ini.

Apa Itu El Chupacabra

Chupacabra (El Chupacabra) adalah hewan legendaris yang dikabarkan menghuni sebagian wilayah di benua Amerika. Nama “Chupacabra” sendiri diambil dari bahasa Spanyol dari kata “chupar” (menghisap) dan “cabra” (kambing). Istilah ini digunakan karena hewan ternak kambing adalah yang paling banyak menjadi korban Chupacabra. Konon nama Chupacabra pertama kali digunakan oleh Silverio Perez, seorang komedian Puerto Rico.

Hewan misterius itu digambarkan berkulit kebiruan, lidah bercabang, bercakar, mata merah, taring runcing dan menonjol, serta rambut tegak di punggungnya. Cerita penampakan hewan penghisap darah ini mulai beredar di Puerto Rico. Setelahnya, cerita soal hewan yang dianggap penyebar malapetaka ini menyebar dari Chile, Meksiko, lalu ke bagian selatan Amerika Serikat.

Beberapa peneliti yang menyelidiki penampakan UFO di Puerto Rico pada awal 1990-an menerima laporan dari para penduduk lokal mengenai makhluk aneh menyerupai anjing yang sering menyerang dan menghisap darah ternak. Tepatnya Maret 1995 disebutkan bahwa delapan ekor domba ditemukan tewas dengan 3 luka tusuk di dada masing-masing. Bukan itu saja, semua ternak tersebut juga ditemukan dalam kondisi darah yang telah habis.

Pada tahun 1975, sebenarnya juga telah dilaporkan adanya pembunuhan ternak sejenis di kota kecil Moca. Makhluk pembunuh tersebut disebut El Vampiro de Moca. Vampir dari Moca. Pembunuhan-pembunuhan terhadap ternak ini awalnya dicurigai dilakukan oleh para pemuja setan. Namun pembunuhan-pembunuhan terus terjadi di seluruh Puerto rico dan menyebar ke Republik Dominika, Argentina, Bolivia, Chile, Peru, Panama, Amerika serikat hingga Mexico. Ini menunjukkan bahwa pelakunya bukan para pemuja setan.

Beberapa bulan kemudian, seorang saksi bernama Madelyne Tolentino melaporkan bahwa ia telah melihat makhluk mengerikan di kota Canovanas. Tak heran, di kota itu juga terdapat laporan mengenai adanya 150 ekor ternak dan hewan peliharaan mati terbunuh. Tolentino juga memberikan sebuah gambaran yang kemudian diterjemahkan ke dalam sketsa. Di dalam sketsa tersebut terlihat bahwa Makhluk misterius ini berbentuk seperti Iguana yang sedang berdiri tegak. Sketsa ini kemudian dimuat di media-media lokal Puerto Rico.

Setelah peristiwa-peristiwa tersebut berlalu, seorang komedian asal Puerto Rico bernama Silverio Perez mulai menyebutkan bahwa makhluk misterius tersebut adalah Chupacabra yang artinya Penghisap kambing. Nama tersebut sekejap langsung masuk ke dalam Hall of Fame dunia Cryptozoology.

Sejak pertama kali kemunculannya dilaporkan, banyak teori yang berkembang mengenai makhluk apakah sebennya Chupacabra ini. Hal ini tentu saja mengingat bentuk fisiknya yang aneh serta tentu saja kebiasaannya yang gemar menghisap darah hewan. Sosoknya berkulit keras hijau keabu-abuan dengan kaki belakang lebih panjang dari sepasang kaki depan. Bertaring besar dengan moncong seperti anjing. Bisa berdiri dan melompat seperti kanguru dan berbau belerang.

Beberapa Kasus Chupacabra

Legenda Chupacabra sendiri sudah mulai banyak diperbincangkan kira-kira pada tahun 1987, dimana salah suatu surat kabar harian Puerto Rico, El Vocero dan El Nuevo, melaporkan mengenai seringnya terjadi pembunuhan hewan-hewan ternak seperti ayam, kuda, sapi perahan dan kambing di beberapa wilayah negara tersebut.

Pertama kali, dugaan pembunuhan terhadap hewan-hewan ternak itu dilakukan oleh beberapa oknum yang menganut aliran hitam. Namun lambat laun dugaan ini hilang dan akhirnya pembunuhan terhadap hewan ternak hampir menjalar di seluruh wilayah negara Puerto Rico, sehingga banyak peternakan kehilangan kehidupan hewaninya. Dan beberapa kasus juga terjadi dan beberapa orang menyatakan bahwa ini tindakan dari Chupacabra.

  • Pada Tahun 2004

Berita terbunuhnya makhluk aneh itu pertama kali terdengar pada tahun 2004 bulan Juli. Di wilayah San Antonio seorang gembala berhasil membunuh makhluk seperti anjing namun tidak memiliki bulu yang sudah membunuh hewan-hewan ternaknya. Ada anggapan bahwa hewan misterius yang telah dibunuh tersebut merupakan sesosok Elmendorf Creature.

Pada tahun yang sama namun di bulan Oktober ada warga yang melihat sosok mirip Elmendorf Creature di San Antonio. Dan kasus lainnya yakni di Coleman Texas, seorang peternak bernama Reggie Lagow melihat seekor hewan menyerang ternaknya dan ia mengatakan bahwa hewan tersebut menyerupai campuran antara anjing yang tidak berbulu, tikus dan kanguru.

  • Pada April 2006

MosNews melaporkan bahwa Chupacabra terlihat di Rusia untuk pertama kalinya. Laporan dari Rusia pada awal Maret 2005 menceritakan binatang yang membunuh hewan dan menghisap darahnya telah muncul di daerah Rusia. Tiga puluh dua kalkun mati seperti dikeringkan dalam semalam. Laporan kemudian datang dari desa-desa tetangga saat 30 domba tewas dan darah mereka telah terkuras habis. Akhirnya saksi mata mampu menggambarkan Chupacabra tersebut. Pada bulan Mei tahun 2006, para ahli telah bertekad untuk melacak binatang itu sampai ke hutan.

Pada pertengahan Agustus 2006 Michelle O’Donnell Turner, Maine, menggambarkan sebuah sosok mahluk”jahat” makhluk pengerat dengan taring yang telah ditemukan tewas di sepanjang jalan raya. Binatang misterius itu ternyata disambar mobil, dan dinyatakan tidak dapat diidentifikasikan. Foto-foto diambil dan laporan beberapa saksi menggambarkan mahluk itu tidak seperti anjing atau serigala di daerah tersebut. Selama bertahun-tahun, penduduk Maine telah melaporkan makhluk misterius dan serangkaian pembantaian hewan ternak.

Sejauh ini sudah banyak bukti-bukti mengenai keberadaan makluk ini, baik berupa bangkai maupun kesaksian2 yang dituturkan oleh para warga. Beberapa penemuan bangkainyang dilakukan warga terhadap hewan misterius diserahkan oleh para ahli kedokteran hewan untuk diteliti lebih lanjut.

Apakah Chupacabra Hanya Mitos Belaka?

Sejauh ini belum ada keterangan yang pasti mengenai makhluk misterius itu. Penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa ahli di Ukraina mengatakan bahwa Chupacabra terlihat seperti rubah Afrika namun gigi, leher, telinga dan kaki mereka sangat berbeda. Dikatakan juga bahwa Chupacabra tidak memiliki deskripsi yang cocok dengan setiap spesies yang dikenal.

Hasil identifikasi inilah yang membuat penjenisan makhluk ini menjadi rancu. Banyak orang beranggapan bahwa makhluk dengan tinggi satu hingga satu setengah meter, dengan mata merah menyala yang besar, tulang punggung bersirip, gigi bertaring, tiga kuku panjang dan sayap seperti alat pemukul ini merupakan sosok alien. Kemunculan Chupacabra di Puerto Rico dikaitkan dengan beberapa kasus jatuhnya UFO di wilayah sana.

Berdasarkan kepada relief yang ditemukan di Eropa, beberapa peneliti menghubungkan Chupacabra dengan gargoyle, makhluk yang menjadi bagian dari sejarah Eropa dan dihubungkan dengan roh jahat. Saat ini Chupacabra mendapat tempat di dalam legenda masyarakat latin Beberapa suku di hutan amerika latin juga mempercayai cerita adanya manusia nyamuk, makhluk mitos yang mendahului cerita chupacabra, manusia nyamuk memiliki hidung panjang dan juga menghisap darah.

Beberapa mengatakan bahwa manusia nyamuk dan chupacabra adalah makhluk yang sama. Namun anggapan yang dirasa lebih rasional dan dipercaya oleh banyak masyarakat di Puerto Rico adalah bahwa Chupacabra merupakan makhluk hasil rekayasa genetik dari suatu lembaga penelitian USA di Puerto Rico. Laboratorium tersebut hancur berantakan akibat angin topan di awal tahun 1990-an.

Entah dialokasikan untuk kepenting apa yang pasti eksperimen tersebut tidak berhasil dengan baik. Banyak orang meyakini bahwa ini merupakan tindakan Amerika Serikat yang tidak manusiawi dalam melakukan eksperimen dalam penelitian. Semata-mata urusan militer menjadi alasan yang paling akurat mengenai ini.

El Chupacabra, anjing penghisap darah hewan ternak ini terbukti menghebohkan, tetapi ada juga yg berteori bahwa makhluk tersebut sebetulnya tidak ada & hanya imajinasi orang. Namun jika benar begitu, misteri chupacabra tetap menjadi teror mematikan yang menyisakan satu kisah besar bagi dunia.

Selain kisah vampire sih penghisap darah, ada juga hewan yang hobinya minum darah guys. Duh seram banget ya kalo ngayal hewan peliharaan sendiri berubah jadi vampire, bisa-bisa darah kita nih yang dia sedot. Nah, gimana penjelasan mengenai Chupacarba, sudah pahamkan? Jika sudah paham, sekianlah ulasan mengenai legenda sih penghisap darah ini. Semoga penjelasan diatas memberi manfaat bagi pembaca.