Memahami Koala Dan Daun Eucalyptus Kesayangannya

Tahu koala? Ya, hewan khas Australia ini memang cukup terkenal. Selain imut, koala juga terkenal sebagai pemakan daun eucalyptus. Pohon Eucalyptus merupakan flora khas benua Australia. Eukaliptus merupakan tumbuhan dalam kelas minyak kayu putih. Daunnya mengandung minyak asiri dan aroma yang tidak disukai nyamuk.

Eukaliptus tidak membutuhkan perawatan khusus dan tanaman ini sangat menyukai sinar matahari serta air yang cukup. Adakah diantara kalian yang begitu menyukai hewan ini? Jika begitu menyukainya, pasti tahu dong makanan kesukaannya?

Namun kebanyakan orang awam belum banyak yang tahu kalau hewan yang satu ini begitu menggemari daun Eucalyptus, untuk memahami keduanya mari kita simak ulasan berikut ini.

Koala Dan Daun Eucalyptus

Seekor Koala makan sekitar setengah kilogram daun setiap hari. Koala adalah pemakan yang sangat rewel, mereka adalah pemilih dan sebagian besar makanan yang mereka makan adalah beberapa varietas pohon eucalyptus.

Ternyata daun eukaliptus ini satu-satunya makanan yang di makan oleh koala. Koala ini memiliki gigi depan dan gigi belakang seperti gunting yang khusus untuk memotong, mengunyah daun-daun eukaliptus ini. Seperti apa sih daun eucalyptus itu? Eucalyptus sendiri termasuk dalam jenis pohon karet. Daun eucalyptus mengandung air yang cukup tinggi, sekitar 55%.

Imbasnya, kebutuhan air si koala sudah tercukupi dengan hanya mengonsumsi daun eucalyptus saja. Oleh sebab itu, koala jadi jarang sekali minum. Konon, kebiasaan ini juga menjadi asal usul nama koala itu sendiri, yang diambil dari bahasa Aborigin yang artinya jarang minum.

Tanaman Eucalyptus atau nama lokalnya Leda memiliki warna yang unik dengan batang yang menarik sehingga disebut “Rainbow Eucalyptus”. Eucalyptus merupakan tanaman yang cepat tumbuh, terutama didaerah yang banyak air seperti dipinggir sungai dan danau. Pohon Eucalyptus batangnya tinggi dan lurus, orang dulu percaya bahwa kalau menanam Eucalyptus berarti pasti dilokasi tersebut banyak air, karena akar Eucalyptus mampu menyerap air dari daerah lain.

Kandungan lain yang juga banyak terdapat dalam daun tersebut adalah serat. Untuk mempermudah pencernaannya, koala telah menyesuaikan bentuk mulut dan giginya. Dengan kombinasi gigi geraham yang dimilikinya, mereka mampu melumatkan daun eucalyptus menjadi sangat halus. Dengan demikian usus mereka tidak perlu repot mencerna daun yang banyak serat ini.

Pada waktu lahir bayi koala masih kecil dan tidak berbulu, buta, dengan kaki belakang yang belum sempurna tetapi mempunyai kaki depan yang kuat. Segera sesudah lahir anak koala mencari ibunya untuk menyusu. Pada kebanyakan binatang berkantung puting susunya terdapat di dalam kantung, di sinilah bayi koala disusui sampai menjadi besar.

Dan umur 6 sampai 7 bulan, koala suka makan makanan khusus sejenis kotoran ibunya yang disebut “bubur”. Bubur ini menghasilkan bakteri yang diperlukan untuk mencerna daun eukalyptus. Pada umur delapan bulan anak koala sudah tumbuh terlalu besar untuk tetap tinggal di kantung dan naik ke atas punggung ibunya. Pada umur 12 bulan koala muda menjadi dewasa.

Eucalyptus juga mengandung sedikit minyak dan sianida. Beracun dong? Sebenarnya, kandungan sianida dalam eucalyptus ini berbahaya karena dapat mengakibatkan keracunan. Tetapi, koala sudah dapat beradaptasi dengan kondisi ini. Koala memiliki usus yang cukup panjang dan dipenuhi bakteri fermentasi tertentu yang dapat menetralkan racun dari sianida. Saluran pencernaan yang panjang juga menetralkan dan mengurangi kandungan minyak yang terdapat dalam eucalyptus.

Kandungan karbohidrat dan protein dalam daun eucalyptus cukup rendah. Sayangnya, koala tidak terbiasa mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi. Anggota genus pohon ini dapat ditemukan hampir di seluruh Australia, karena telah beradaptasi dengan iklim di benua terkecil di dunia tersebut. Bahkan tidak ada satu benua pun yang dapat digambarkan dengan sebuah genus pohon seperti layaknya Australia dengan eukaliptusnya.

Mengenali Koala Dan Jenisnya

Koala memiliki nama latin Phascolarctos cinereus. Binatang ini adalah binatang khas Australia dan termasuk salah satu dari hewan berkantung (marsupial). Koala merupakan satu-satunya wakil dari family Phascolarctidae yang ada saat ini. Dalam bahasa Aborigin Australia, kata koala dapat diartikan sebagai “tidak minum.” Karena pohon eukaliptus, makanan mereka, memang sudah menjadi sumber makanan sekaligus sumber air mereka.

Namun hal itu tidak berarti mereka tidak pernah minum air, jika mereka sakit atau dalam iklim kering maka koala akan terlihat minum air. Koala dapat ditemukan di sepanjang pesisir timur Australia mulai dari Adelaide sampai ke Semenanjung Cape York dan sampai jauh ke pedalaman karena terdapat curah hujan yang cukup untuk mendukung hutan yang cocok bagi koala.

Bentuk fisik Koala sangat khas, tentu anda tidak akan mengalami kesulitan untuk mengenalinya. Bulunya tebal dan lembut, telinganya lebar, dan memiliki cakar-cakar yang besar untuk memanjat pohon. Berat tubuh Koala sangat variatif. Koala jantan di Australia bagian Selatan bahkan bisa mencapai berat 14 kg, sedangkan betina di Australia bagian Utara malah bisa hanya seberat 5 kg.

Koala memiliki genggaman yang kasar dan cakar yang tajam untuk memanjat pohon. Koala juga adalah salah satu dari sedikit binatang yang memiliki sidik jari. Sidik jari mereka mirip dengan milik manusia dan bahkan sulit untuk membedakan sidik jari koala dari manusia di bawah mikroskop.

Jenis-jenis Koala

Sebenarnya Hewan Koala tak memiliki variasi jenis secara ilmiah. Akan tetapi orang Australia membeda-bedakan koala berdasarkan lokasi hidupnya, sebab berbeda lokasi hayati berbeda juga ciri fisiknya. Ini dia beberapa jenis koala:

1. Koala khas Victorian

Karena tinggal di selatan Australia nan lebih dingin, koala Victorian memiliki bulu yang lebih tebal dan panjang, rona abu-abunya lebih muda dengan rona punggung dan punggung tangan krem kecokelatan. Bagian perutnya berwarna cerah dan telinganya ditumbuhi bulu lembut berwarna putih.

2. Koala Khas New South Wales

Koala yang tinggal di New South Wales memiliki berat badan 8,5–12 kg; yang berarti nisbi lebih besar dari koala Victorian. Bulunya yang tipis dan lembut berwarna abu dan agak berantakan.

3. Koala Emas Alias Golden Koala

Koala emas ialah koala yang memiliki sedikit warna keemasan di bulunya. Koala emas sebenarnya ialah koala albino. Ia kekurangan (atau sama sekali tak memiliki) pigmen melanin.

Koala ini juga sangat memilih jenis daun yang akan di makan. Daun eukaliptus jenis apa yang koala makan? Sebenarnya koala memlilih jenis daun yang muda dan terlihat segar untuk di makan. Sehingga koala ini sering mencari daun dengan melompat dari satu pohon ke pohon eukaliptus lainnya. Lompatan yang koala lakukan bisa mencapai 45 meter.

Koala adalah binatang yang tenang, lebih banyak diam dan banyak menghabiskan waktunya hanya untuk tidur di atas pohon. Dan kerap dikatakan sebagai hewan yang begitu malas, namun benarkah sosok hewan imut ini pemalas?

Benarkah Koala Hewan Pemalas?

Sepanjang hidupnya koala akan lebih sering terlihat tidur daripada melakukan aktivitas lain. Hewan-hewan ini setiap harinya akan tertidur selama 18 hingga 22 jam dan sisanya mereka gunakan untuk makan. Jumlah daun eukaliptus yang mereka makan juga tidaklah sedikit yakni kurang lebih sebanyak 1 kg. Sebagai bayangan, 1 mangkuk nasi yang biasa kita makan itu adalah 125 gram, jadi jika dibandingkan, koala dapat memakan sekitar 9 mangkuk nasi setiap harinya.

Lalu mengapa mereka kelihatan lemas, padahal makanannya melebihi manusia pada umumnya. Koala merupakan seekor mamalia dengan metabolisme tubuh yang rendah. Makanan mereka mengandung sedikit energi, koala menghemat energi dengan tidur hampir sepanjang hari dan mencari makanan di malam hari. Hal ini membuat koala menjadi terkesan kurang berenergi, terlihat lambat dan selalu ngantuk. Tak heran koala dijuluki hewan tukang tidur karena sebagian besar waktunya digunakan untuk tidur.

Nah, seperti yang sudah diketahui secara umum. Koala adalah hewan endemik atau hewan khas Australia yang benar-benar hanya dapat ditemukan di negara tersebut. Satu-satunya kemungkinan Anda dapat melihatnya di luar Australia adalah karena mereka dirawat seseorang atau dengan kata lain di kebun binatang.

Manfaat Daun Eukaliptus

Eucalyptus sendiri memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, walaupun tidak dapat dikonsumsi. Apa saja manfaatnya? Berikut ini adalah manfaat eucalyptus:

1. Mencegah Serangga

Biasanya ketika anda mencari produk–produk untuk mencegah masuknya serangga ke dalam rumah, atau mencegah tubuh anda dihinggapi serangga seperti nyamuk dan lalat, maka anda akan mencari obat nyamuk yang ampuh. Ternyata, minyak eukaliptus juga dapat menjadi salah satu bahan dasar pembuatan obat anti serangga yang dijual bebas di pasaran. Minyak eukaliptus memiliki kemampuan menolak serangga dengan baik, sehingga menjadi pilihan utama dalam pembuatan obat anti serangga, selain lavender dan akar wangi.

2. Meredakan Batuk, Pilek Dan Bronkitis

Setelah daun eucalyptus melalui proses penyulingan, maka akan diperoleh minyak eucalyptus. Penggunaan minyak eucalyptus sangat luas, mulai dari produk farmasi, pengharum, antiseptik, hingga penggunaan di bidang industri. Minyak eucalyptus memiliki efek antibakteri pada saluran pernapasan yang membantu menghadapi bakteri sumber penyakit. Menghirup uapnya dapat berfungsi sebagai dekongestan, mengendalikan lendir berlebihan dan meredakan bronkitis.

Namun, tidak hanya menghirup uapnya, eucalyptus dapat digunakan dengan mengusapkan minyak pada tubuh. Menurut beberapa penelitian, kombinasi khusus bisa digunakan untuk membantu mengatasi bronkitis yaitu minyak eucalyptus, ekstrak jeruk nipis dan pinus.

3. Mengurangi Water Treble

Water treble merupakan kondisi dimana air tanah terlalu tinggi kandungannya sehingga dapat menyebabkan struktur tanah yang labil. Pohon eukaliptus memiliki sifat menyerap air dalam jumlah yang tinggi, sehingga pohon eukaliptus ini dapat mencegah terjadinya water treble dan dapat menjaga lingkungan tanah yang labil dari bencana, seperti tanah longsor.

4. Sebagai Penangkap Ikan

Salah satu spesies dari pohon eukaliptus, yaitu jenis ghost gum, memiliki manfaat tersendiri bagi suku pedalaman Australia, yaitu aborigin. Daun dari ghost gum dimanfaatkan untuk menangkap ikan, karena daun dari ghost gum akan menjadi pelumpuh sementara bagi ikan ketika daun tersebut terkena air. Hal ini akan mempermudah proses penangkapan ikan yang dilakukan oleh para nelayan dari aborigin.

Selain digemari oleh sih imut satu ini (koala) ternyata manfaatnya tak hanya berguna bagi koala saja melainkan bagi kehidupan manusia, selain lezat bagi koala daun dan pohon Eukaliptus sangat berguna dan memiliki banyak manfaat. Untuk itu demikianlah penjelasan diatas.