Mengenal Lebih Dalam Mengenai Payudara Wanita

Tak akan ada habisnya bila kita membicarakan payudara. Mulai dari ukuran, bentuk dan keindahan selalu jadi topik menarik. Bahkan sejak puber, perempuan sudah terbiasa mengamati pertumbuhan payudaranya. Sementara fungsi dan kesehatannya cenderung diabaikan. Karena amat penting untuk merawat kesehatan payudara, seperti yang kamu tahu bahwa begitu banyak penyakit mematikan yang menyerang kaum wanita.

Termasuk kanker payudara, yah kanker ini termasuk salah satu kanker yang telah banyak menelan korbannya. Untuk itu sangat dikhususkan bagi wanita agar merawat payudara dan mengutamakan kesehatannya. Nah untuk itu, kali ini saya akan membahas mengenai payudara pada wanita. Untuk itu kita simak saja ulasan dibawah ini.

Apa Itu Payudara?

Payudara adalah jaringan yang ada pada dua sisi dada, berada di atas otot pektoral dan melindungi ligamen serta jaringan ikat. Baik pria dan wanita memiliki payudara, yang berkembang sebelum dilahirkan. Namun, jaringan payudara wanita lebih signifikan daripada laki-laki karena perbedaan anatomi dan terus menerus terpapar dengan hormon yang memicu pertumbuhannya terutama saat mengandung anak.

Payudara wanita yang sehat terdiri dari 15-20 lobus, yang terdiri dari lobulus yang berukuran lebih kecil atau kelenjar mamari yang bertanggung jawab menghasilkan susu pada wanita menyusui. Lobus dan lobulus terhubung dengan saluran ASI, yang berfungsi mengalirkan susu melalui puting.

Terdapat areola pada bagian depan tengah payudara, kulit terpigmentasi dengan bentuk bulat di sekitar puting. Terdiri dari beberapa bukaan tersusun secara radial di sekitar ujung puting, yang mengeluarkan susu saat menyusui. Payudara juga memiliki jaringan darah dan pembuluh getah bening, yang merupakan bagian sistem limfatik. Berfungsi melawan infeksi.

Adapun Tahap Pertumbuhannya

Tahap ataupun fase pertumbuhan payudara pada wanita telah aktif dimulai sejak mereka masih kanak-kanak. Meskipun proses pertumbuhannya tidaklah signifikan, organ pada bagian tersebut telah dipersiapkan untuk menghadapi periode penting yang akan dilalui seorang wanita.

  • Tahap 1

Nah, mungkin bagi kamu wanita yang sudah mengalami masa pubertas sudah tahu mengenai proses seperti ini. Pada anak perempuan payudara masih bener-bener datar dan hanya tonjolan puting saja. Keadaan ini sama dengan ke adaan payudara anak laki-laki.

  • Tahap 2

Dan disinilah payudara mulai berbentuk. Tahap ini biasanya terjadi pada anak berumur 7 tahun sampai dengan 14 tahun dimana puting lebih menonjol dan payudara mulai terbentuk dan berukuran kecil. Pada tahap ini biasanya akan timbul sedikit rasa sakit didada tetapi ini dianggap normal.

  • Tahap 3

Setelah melewati tahap bentuknya payudara dan disnilah tahap dimana kamu akan mulai masuk pada tahap selanjutnya. Dimana payudara mulai membengkak dan lingkaran di sebelah puting yang akan melebar dan berwarna sedikit lebih gelap sedangkan puting berlahan-lahan akan membesar. Pada tahap ini biasanya terjadi sekitar 2-24 bulan. Biasanya pada tahap ini seorang perempuan mulai menggunakan mini set atau Bra berukuran kecil. Biasanya tahap ini terjadi di usia 11 sampai 13 tahun.

  • Tahap 4

Ingat pada proses pertumbuhan ini jangan lupa untuk merawat dan menjaganya karena disini puting dan payudara mulai semakin membesar. Pada tahap ini lah biasanya akan timbul rasa pegal dan garis-garis merah di sekitar payudara. Pada tahap ini membeli Bra atau BH yang tepat sangat dianjurkan karena jika kita salah dalam penanganan bentuk payudara akan menjadi kendur karena dalam fase ini payudara sedang mengalami pembentukan menjadi dewasa. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, begitu pentingnya merawat payudara dalam hal apapun.

  • Tahap 5

Bentuk inilah adalah bentuk akhir dari fase perkembangan payudara. Payudara menjadi matang dan berukuran maksimal. Ukuran tersebut yang nantinya akan di bawa untuk seumur hidupnya. Untuk mengoptimalkan ukuran payudara sehingga menjadi lebih indah setelah fase dewasa tersebut diperlukan perawatan khusus yang pastinya lebih sulit karena pada fase ini payudara sudah tidak berkembang lagi.

Bagi wanita yang sudah mengalami tahap ini, pastinya sudah sangat mengerti mengenai proses pertumbuhan payudara ini. Bagi mereka yang baru saja memasuki tahap 2 begitu sensitif bila tersentuh ataupun bila ibunya begitu spontan memeluknya, ia langsung beraksi menghindar karena takut akan tersentuh karena pada tahap itu payudara bener-bener terasa nyeri dan sedikit sakit. Namun kebanyakan wanita belum paham akan merawat dan menjaga payudara, mereka hanya mengerti akan pentingnya menggunakan Bra saja.

Menjaga Kesehatan Payudara

Kamu tahukan bahwa payudara wanita begitu sensitif bahkan begitu banyak wanita yang kehilangan nyawanya dikarenakan mengidap penyakit berbahaya ini (kanker payudara). Gangguan pada payudara disebabkan oleh banyak faktor, internal dan eksternal. Pilihan gaya hidup adalah salah satunya. Mulailah merawat payudara sekarang juga, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Banyak dokter yang menyarankan agar mulailah memeriksa kesehatan payudara ketika kamu memasuki usia kepala 2 yakni,

  1. Pada usia kamu 20-an mulailah pemeriksaan payudara secara klinis. Dilakukan satu kali setiap tiga tahun. Menurut American Cancer Society (ACS), dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan ini. Jadi kamu dapat memeriksanya untuk mengenal payudara dan mempermudah mengenali jika ada perubahan kelak.
  2. Dan pada saat memasuki usia ke-30an Sama seperti sebelumnya, pemeriksaan ini dilanjutkan per tiga tahun. Terutama jika kamu punya sejarah keluarg seperti orang tua atau saudara kandung yang menderita kanker payudara. Mamogram dan MRI reguler lebih baik dimulai pada usia ini.
  3. Memasuki usia terbilang tak muda lagi yakni, ke-40 dan 50-an ACS merekomendasikan perempuan melakukan mamogram setahun sekali.

Selain inisiatif memeriksakan diri untuk menghindari gangguan pada payudara, lakukan juga upaya pencegahan alami, seperti halnya memperhatikan makanan, aktifitas bahkan pemakaian mengenai parfum atau bahkan bahan kimia lainnya.

Makanan alami. Riset pada jaringan payudara menunjukkan kandungan bahan kimia tinggi dalam banyak kasus kanker payudara. Maka dari itu makanlah makanan alami, segar, diolah di dapur sendiri. Dengan demikian, Anda dapat mengurangi ekspos bahan kimia dalam makanan. Makan makanan alami juga membantu menghindari senyawa seperti estrogen yang ada dalam makanan dan minuman kemasan berbahan pengawet.

Rempah dan suplemen. Menurut riset University of California, vitamin D memegang peran penting dalam kesehatan payudara. Memperolehnya pun mudah, dari sinar matahari pagi. Selain itu asam lemak omega 3 juga disarankan. Sumbernya berasal dari ikan dan daging hewan pemakan rumput. Untuk rempah, ekstrak temulawak bisa jadi antioksidan yang menjaga kesehatan payudara. Selain meminumnya, kamu juga dapat memasukkan temulawak saat memasak.

Deodoran. Sebuah penelitian menemukan aluminum dalam jaringan payudara terkena kanker yang sudah diangkat. Konsentrasi aluminum ditemukan lebih tinggi pada jaringan di sekitar ketiak. Karena itu pilihlah deodoran yang tak mengandung bahan kimia yang berlebihan karena dapat berdampak buruk pada payudara.

OlahragaAktifitas ini memiliki banyak manfaat, bahkan banyak riset yang membuktikan bahwa dengan berolahraga membuat tubuh jauh lebih sehat dan fresh. Gerak tubuh membantu menjaga berat badan dari obesitas yang kerap dikaitkan dengan risiko kanker, termasuk kanker payudara. Olahraga membantu memicu produksi hormon yang sesuai kebutuhan. Membantu menyeimbangkan kelebihan estrogen dalam tubuh. Jalan, joging ringan dan lompat di trampolin adalah olahraga yang disarankan.

Gimana? Sudah pahamkan akan pentingnya menjaga kesehatan payudara semenjak kamu mulai memasuki masa pertumbuhannya. Namun adakah pertanyaan yang membuatmu begitu penasaran akan penyakit dan bagaimana bisa seseorang bisa terkena kanker payudara?

Jenis-jenis Penyakit Payudara

Mungkin selama ini kamu hanya berfikir bahwa penyakit pada payudara ialah “kanker payudara” saja. Namun tahukah kamu bahwa terdapat beberapa jenis penyakit yang akan menghampiri payudara wanita. Diketahui bahwa beberapa penyakit tersebut tidak mematikan seperti halnya kanker, yang dapat menyerang payudara. Dan untuk itu kamu perlu mengenali beberapa penyakit yang ada pada payudara selain kanker.

1. Fibroadenomas

Biasanya terjadi pada wanita berusia 20-30 tahun, yang memiliki pertumbuhan tumor jinak ataujaringan fibroid pada payudara. Biasanya tidak menyakitkan dan dapat dengan mudah dipindahkan dari bawah kulit. Muncul pada masalah kehamilan. Kondisi ini dapat didiamkan atau diangkat tergantung beberapa faktor, seperti kemungkinan munculnya kanker.

2. Kista payudara

Kista atau benjolan berkembang pada jaringan payudara saat cairan menumpuk pada kelenjar payudara. Ukuran kista bervariasi karena perubahan siklus menstruasi. Kadang menyakitkan, kadang muncul dan hilang tiba-tiba. Biasanya jinak dan non-kanker.

3. Penyakit fibrokistik jinak

Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan yang menyakitkan pada payudara. Meskipun tidak berbahaya, penyakit ini menimbulkan kesulitan untuk mendeteksi kanker payudara saat pemeriksaan.

4. Cairan abnormal dari puting

Biasanya berhubungan dengan aktivitas menyusuikehamilan, atau papiloma pada saluran susu. Kondisi ini dikarakteristikan oleh noda darah, dan keluarnya cairan yang mengandung nanah atau sangat berair dari puting. Disebabkan oleh banyak faktor, termasuk infeksi payudara, kanker payudara, atau cedera pada payudara.

5. Peradangan payudara (mastitis)

Biasanya disebabkan oleh infeksi (terutama saat menyusui), kondisi ini dikarateristikan oleh rasa nyeri dan benjolan pada payudara karena radang dan penyumbatan saluran susu.

6. Nyeri payudara (mastalgia)

Nyeri payudara sering terjadi dan biasanya terkait dengan siklus menstruasi, kehamilan, kelahiran (karena tubuh bersiap untuk menyusui), dan menopause. Meskipun kebanyakan kasus dapat hilang dengan sendirinya tanpa obat, jika sakitnya persisten maka membutuhkan perhatian medis.

Lalu bagaimana untuk mengenali atuapun mengetahui bahwa wanita itu terkena kanker payudara, adakah tanda dari penyakit tersebut?

Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium 1

Stadium 1 merupakan kanker payudara stadium awal. Ini adalah kondisi dimana benjolan kanker pada payudara berukuran 2 cm atau lebih kecil. Benjolan ini masih belum menyebar ke kelenjar getah bening di bagian ketiak. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan bagi seorang wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara kamu.

Misalnya saluran keluar air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak. Gaya hidup, hormonal dan faktor lingkungan memang dicurigai sebagai penyebab dari kanker ini. Namun, tidak semua orang dengan gaya hidup yang hampir sama juga memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Memiliki risiko atau tidak, tentu tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara. Terutama kanker payudara stadium 1. Agar jika sel kanker tersebut tumbuh, kamu tidak terlambat untuk mengobatinya. Berikut ini adalah ciri-ciri kanker payudara stadium 1 yang perlu ketahui.

  • Munculnya Benjolan di Payudara

Benjolan di dalam payudara merupakan salah satu pertanda awal dari munculnya kanker payudara. Dan benjolan ini tidak selalu terasa sakit. Meski begitu, tidak semua benjolan yang muncul merupakan benjolan kanker payudara. Benjolan ini dapat teraba saat kamu sedang melakukan pemeriksaan pribadi di rumah. Biasanya teraba saat kamu sedang menstruasi. Jadi kamu dapat melakukan hal ini untuk memastikan apakah payudaramu baik-baik saja, apabila terdapat benjolan segera beritahu orang rumah dan secepatnya periksa ke dokter.

  • Warna Kulit Payudara Berubah

Perubahan warna ini terkadang disalahartikan dengan infeksi. Padahal, jika kamu tidak yakin dengan benjolan yang muncul di dalam payudara, perubahan warna kulit mungkin bisa membuat kamu lebih-lebih waspada. Pada tahap ini, kulit payudara akan menjadi kemerahan, seperti terjadi iritasi, tekstur kulit terasa seperti kulit jeruk, permukaan kulit area payudara yang terkena kanker tampak berlekuk-lekuk dan terjadi penebalan kulit. Meski begitu, pada kanker payudara tipe tertentu yang cukup jarang, perubahan warna tidak terjadi.

  • Puting Terasa Sakit

Mungkin ini pertanda yang jelas dari payudaramu ketika hendak memasuki stadium awal. Ciri-ciri dari kanker payudara stadium 1 lainnya adalah dengan munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri. Selain itu, ditandai dengan keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak.

  • Muncul Benjolan Pada Ketiak

Meski disebut kanker payudara, bukan berarti benjolan pada di bawah ketiak yang kamu temui tidak ada hubungannya dengan kanker ini. Jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak. Itulah kenapa kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak.

Maka dari itu jangan anggap sepela dan remeh mengenai masalah payudara, walau terlihat sederhana namun ketika payudara sudah tidak sehat maka disitu kamu baru tahu bahwa penting sekali merawatnya dan menjaganya agar tetap sehat. Dan tahukah kamu mengenai fakta pada payudara? Atau kamu hanya sekedar mengetahui bahwa payudaramu adalah tempat dimana kelak anakmu akan disusui.

Fakta Tentang Payudara

Adakah yang tahu tentang fakta payudara? Tempat dimana air susu ibu di dapat oleh bayi. Nah, selain fakta itu adakah fakta lain yang kamu ketahui? Hem kamu nggak tahu ya? Nah, untuk itu dibawah ini kamu bisa lihat beberapa fakta yang akan kamu dapatkan bila kamu melakukan aktifitas seperti halnya dibawah ini

Merokok adalah penyebab no.1 payudara kendor. Zat yang terkandung di dalam asap rokok yang terhirup ke dalam tubuh, dan mengenai kulit merusak sejenis protein yang dikenal bernama elastin. Protein ini berfungsi menjaga elastisitas kulit. Jika elastisitas kulit rusak termasuk kulit di sekitar payudara, maka secara otomatis bentuknya tidak lagi kencang dan terlihat menggelayut.

Posisi tidur dapat memengaruhi bentuk payudara. Para ahli menemukan bahwa tidur dengan posisi terlentang, sangat baik bagi payudara. Hal ini disebabkan berat payudara disuport secara penuh oleh dada. Sementara tidur dengan satu sisi tubuh, membuat payudara cepat mengendor, karena posisinya menggantung, bahkan menarik otot penopang payudara dengan rongga dada. Sedangkan tidur tengkurap sangat buruk karena payudara mendapatkan tekanan dari seluruh rongga dada. Akibatnya bentuknya menjadi buruk.

Payudara seorang perempuan yang terlihat besar, belum tentu ukurannya besar bisa saja sama. Selama ini, orang menentukan ukuran besar payudara berdasarkan besarnya cup bra, padahal jika dua orang perempuan yang memiliki ukuran cup bra yang sama disejajarkan, maka perempuan yang memiliki payudara dengan posisi menghadap ke depan dan tengah akan terlihat lebih besar.

Mungkin fakta ini nih yang belum kalian ketahui ya girl, bahwa payudara tetap berkembang hingga tidak lagi menstruasi. Sekalipun perkembangan payudara dimulai pada awal masa puber bukan berarti setelah masa puber payudara berhenti terbentuk. Puting dan areola payudara baru mulai terbentuk di usia 20 tahun. Selain itu, payudara juga cenderung berubah selama menstruasi, masa kehamilan dan ketika menyusui.

Tidak ada payudara yang simetris, baik bentuk dan ukuran. Ditemukan bahwa rata-rata bentuk dan ukuran payudara kiri cenderung lebih besar dibandingkan payudara kanan.

Apakah ada salah satu di antara fakta itu yang baru kamu ketahui? Apa mungkin kebanyakan kalian juga belum banyak yang mengetahui fakta diatas? Bagi wanita pertumbuhan ini sangatlah dinanti-nanti, terlebih lagi bagi mereka yang sudah paham akan penampilan fisik. Karena penampilan fisik juga menunjang keindahan bagi wanita itu sendiri. Itulah mengapa dikatakan banyak wanita yang rela mengorbankan kesehatan bahkan kocek yang mahal agar bisa mendapatkan bentuk payudara yang ideal.