Pembahasan Mengenai Wiski

Minuman Berakohol? Apakah yang dimaksud dengan minuman berakohol? Adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu. Kata alkohol diartikan etanol atau dikenal dengan spirit of wine. Etanol terbentuk dari fermentasi gula dan memiliki karakteristik tak berwarna, dan mudah menguap.

Menurut ilmu Kimia, alkohol adalah kumpulan senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat atom karbon dari alkil atau gugus alkil tersubstitusi, contoh : metanol, etanol, propanol, butanol, isopropil akohool. Metanol merupakan suku pertama golongan alkohol dan biasanya dibuat dengan mereaksikan karbon monoksida dan hidrogen pada temperatur tinggi.

Nah, pastinya bagi kamu penggemar minuman berakohol sudah tak asing lagi dengan Minuman yang satu ini, Whisky. Minuman wiski Skotlandia dengan rasa tajam dan aroma khas ini seringkali menjadi alternatif di kala bosan menikmati segelas anggur merah.

Namun sudah tahukah kamu mengenai kadar alkohol dan cara pembuatan minuman satu ini? Nah, untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan whisky serta darimana asal usulnya, maka kamu dapat membaca pembahasannya yang telah kami kemas dengan menarik.

Sejarah Serta Pengertian Wiski

Whisky, adalah minuman beralkohol yang dibuat melalui fermentasi Serealia yang dibuat dengan proses Mashing (dihaluskan, di campur air serta dipanaskan) dan hasilnya akan di proses kembali melalui proses distilasi sebelum di matangkan di tong kecil yang terbuat dari kayu ek.

Bicara mengenai asal mula scotch, Mr.J Marshall Robb seorang penulis ‘Scotch Whiskey’ menjelaskan minuman bewarna cokelat keemasan ini mulai dikenal pada 1494 ketika delapan kuntum malt untuk Friar John Kor didatangkan untuk membuat aqua vite (air kehidupan). Wiski juga dianggap sebagai evolusi dari minuman Skotlandia yang disebut uisge beatha yang juga bermakna air kehidupan.

Tidak ada catatan yang rinci, sejarah kemudian mencatat scotch telah menjadi minuman favorit Raja James IV selama berada di Inverness pada 1506. Menurut catatan keuangan yang ditemukan, pihak kerajaan diketahui menerima pasokan scotch selama 15 sampai 17 bulan.

Selanjutnya tulisan referensi awal mengenai wiski datang saat minuman itu dimasukan secara ilegal ke Privy Council di Gamrie, Banffshire pada 1614. Wiski juga disebutkan dalam catatan pemakaman tahun 1618. Sampai pada 1690 tidak ditemukan catatan resmi di Parlemen Skotlandia mengenai penyulingan wiski.

Namun selama masa ‘vakum’ tersebut beberapa perusahaan penyulingan diketahui tetap beroperasi. Hal itu terlihat dari catatan tentang pajak terhadap minuman keras pada 1644.

Mekipun memiliki upaya untuk membuat peraturan terhadap perdagangan, selama abad ke-18 produksi scotch ilegal telah berkembang. Akhirnya pada 1823, Undang-Undang Cukai disahkan untuk menghilangkan penjualan scotch ilegal. Hingga sebelum 1995 pajak terhadap wiski dinilai terlalu tinggi dan akhirnya di tahun yang sama nilai pajak dikurangi. Untuk satu botol scotch berukuran 70 sentiliter, dikenai pajak 5,54 poundsterling (Rp92 ribu) atau turun 0,23 poundsterling dari pajak awal.

Tahap Pembuatan Wiski

Yah yang pertama kali yang harus dilakukan yakni, pisau memotong tepung malt dicampur dengan air panas dan menghasilkan Wort.

Tabung Proses Permentasi. Setelah dilakukannya fermentasi, hasil dari fermentasi tersebut dimasukkan ke tembaga penyuling yang memiliki bentuk retort, di Irlandia proses Distilasi ini sampai 3 kali, kalau di Scotlandia hanya 2 kali.

Dan makna Nomor 2 Wash Still Content ini berati proses penyulingan dilakukan untuk distilasi sebanyak 2 kali. Berbentuk spiral dan cara kerja sama dengan ketel listrik.

Gunanya Pipa untuk pembotolan dan penyimpanan Ini adalah untuk penyimpanan whisky yang bernama Barel, whisky yang di simpan disini bisa awet bertahun-tahun.

Ini adalah barel-barel yang di atas dengan jumlah yang banyak. Dan inilah bagian dalam dari barel yang dapat menyimpan whisky selama bertahun-tahun.

Probe, yang di gunakan untuk mengambil whisky dari dalam barel dengan panjang 1 meter. Ini adalah cara pengetesan whisky yang telah jadi Barel yang akan di kirim ke pabrik pembotolan. Botol-botol whisky yang akan di beri label produk Dan inilah whisky yang telah jadi dan siap di minum.

Ada banyak versi wiski yang di seluruh dunia, tetapi prosedur dasar untuk membuat semua jenis wiski sama saja. Membuat wiski hanya membutuhkan beberapa alat dan bahan-bahan. Proses pembuatan wiski dibagi menjadi bebagai tahapan yang dilakukan selama beberapa pekan.

Cara Membuat Wiski

Wiski gandum dari Amerika Utara yang menggunakan berbagai biji-bijian yang berbeda. Bourbon adalah salah satu wiski gandum paling dikenal. Scotch wiski dari Irlandia dan biasanya wiski malt, yang menggunakan gandum malt bukan biji-bijian.

A. Tahap Pertama

  • Tumbuhkan biji Jagung dan Membuat Bubur Jagung (Mash)

Gunakan 4,5 kg biji jagung ke dalam karung goni dan tempat garung goni ke dalam ember besar atau wadah besar. Kemudian, rendam karung goni dengan air hangat. Pastikan seluruh jagung matang ketika dimasak. Simpan biji jagung selama 8 hingga 10 hari. Simpan dalam lingkungan yang gelap serta hangat, seperti garasi atau basement.

Pastikan biji jagung tetap lembab selama 12 hari. Selama fase kecambah, jaga suhu jagung antara 17 ° dan 30 ° C. Lepaskan kecambah dari jagung. Tunggu kecambah tumbuh panjang 0,6 cm dari aslinya dan kemudian bersihkan jagung di dalam ember berisi air bersih. Ketika melakukan hal itu, cabut akar yang tumbuh dengan tangan, buang kecambah. Ambil jagungnya.

Menumbuk biji jagung. Gunakan ujung gilingan untuk menumbuk biji jagung secara benar saat fermentasi awal. Berhenti menumbuk jika semua biji jagung telah halus. Jika kamu ingin mencoba cara lain, kamu juga dapat menggunakan penggiling gandum untuk menghaluskan jagung.

Hal ini akan menghasilkan jagung yang halus jika semua jagung dikeringkan terlebih dahulu karena jagung dapat halus jika menggunakan penggiling gandum. Tambahkan 18.9 liter air mendidih pada jagung yang telah halus. Hal ini telah sampai pada proses fermentasi.

B. Tahap Kedua

  • Memfermentasi Bubur Jagung (Mash)

Selama proses pembuatan wiski, hal ini sangat penting untuk menjaga semua cara pembuatannya dengan keadaan bersih. Kelalaian kecil yang membuat wiski tercemar dapat merusak seluruh komponen wiski. Pastikan terdapat alat sterilisasi, termometer, tutup wadah dan menguncinya, serta bersihkan tangan kamu terlebih dahulu sebelum melakukan tiap proses pembuatan wiski. Biarkan mash dingin hingga 30º C, gunakan termometer untuk mengatur suhu.

Membuat ragi. Tambahkan ragi ke atas mash dan tutup dengan menggunakan fermentor. Aduk sekitar 4-5 menit, hati-hati ter fermentasi pada bagian tertentu, aduk terus hingga ragi hancur. Tutup dengan tutup presto untuk melakukan proses fermentasi. Alat ini sangat penting untuk proses fermentasi. Jika tidak menggunakan tutup presto ini, masih mungkin ada udara CO2 yang masuk ke dalam. Tetapi mash akan aman jika menggunakan tutup presto.

Diamkan mash ketika proses fermentasi yang disimpan di ruangan yang hangat. Proses fermentasi akan berlangsung dari 5 sampai 10 hari, tergantung pada ragi, suhu dan berapa banyak biji-bijian yang kamu gunakan. Gunakan hidrometer untuk mengetahui bahwa proses fermentasi telah selesai. Ketika mash selesai dalam proses fermentasi, aduk (regang) mash agar tetap padat. Ketika meregangan mash, gunakan sarung bantal yang bersih. Cobalah untuk menahan padatan sebelum memindahkan mash.

C. Tahap Ketiga

  • Penguapan

Mash mengandung cairan asam (wash) padat, pada proses ini cairan asam mengandung sekitar 15% alkohol berdasarkan volume. Penyulingan akan meningkatkan kandungan alkohol. Untuk hasil yang baik, gunakan sebuah pot. Lakukan hal ini jika menurut kamu hal ini perlu untuk dilakukan.

Panaskan wash dengan api sedang, hingga mendidih. Jika kamu tidak ingin terburu buru dalam proses penyulingan, panaskan api sedang selama 30 menit sampai satu jam sampai mendidih. Pemanasan yang terlalu cepat akan menghasilkan rasa yang berbeda.

Pengaturan suhu saat kamu akan menyaring alkohol adalah antara 78° dan 100°C. Gunakan tabung untuk pengembunan setelah pencucian dengan suhu 50º – 60ºC. Tabung ini akan membuat alkohol menguap dan dingin dengan cepat, mengubahnya kembali ke bentuk cair. Perlahan-lahan, tabung kondensasi harus mulai mengeluarkan cairan.

Membuang penutup tabung. Pada penutup tabung mengandung campuran senyawa volatil yang menguap akibat pencucian dan tidak boleh dikonsumsi. Mereka termasuk metanol yang mematikan jika dikonsumsi dengan jumlah besar. Untungnya, gas tersebut hilang pada saat pencucian pertama. Untuk 18.9 liter pencucian, buang segera 50-100 ml cairan kental agar aman untuk dikonsumsi.

Kumpulkan gas beracun tersebut sebanyak 500mL. Setelah semua dikumpulkan dan dibuang, kamu harus memilih dan mengumpulkan cairan inti untuk wiski. Ketika termometer pada tabung pengembunan menyentuh angka 80º – 85ºC maka kamu mulai menghasilkan wiski.

Hal ini juga disebut sebagai “tubuh” distilat. Membuang bagian bawah tabung, lanjutkan pengumpulan isi tabung sampai termometer pada tabung pengembunan mulai mencapai 96ºC. Pada titik ini, cairan akan menguap dan mulai proses penyulingan minyak fusel, yang harus dibuang. Dan kamu dapat mematikan api dan biarkan pot hingga dingin.

D. Tahap Keempat

  • Mengencerkan dan Menyimpan Wiski

Pada proses ini, kamu memiliki minuman keras wiski dengan tingkat alkohol yang tinggi. Untuk mendapatkan rasa seperti wiski yang dijual di toko, kamu perlu menyimpan wiski hingga kadar alkohol di bawah 40% – 50%. Kamu memerlukan alat ukur seperti hidrometer untuk menguji ABV (alkohol berdasarkan volume) dari minuman keras kamu. Ingin tahu seberapa kuat minuman keras kamu, baik untuk penuaan dan sebagai indikasi seberapa baik kamu melakukan penyulingan.

Simpan wiski, jika kamu ingin memiliki rasa yang kuat pada wiski. Simpan wiski hingga 58% sampai 70% ABV. Lebih lama wiski disimpan maka akan membuat halus wiski dan memberikan rasa khas. Wiski akan menua di barel, ketika sudah pindah ke botol, wiski akan berhenti menua. Wiski umumnya akan menua di tong kayu. Tong dapat memasak wiski lebih matang atau dapat menjadi pemurni yang baik untuk menambah rasa ketika dalam tong.

Cairkan wiski, setelah wiski disimpan lebih lama, kamu harus mencairkan wiski sebelum memindahkan ke botol untuk diminum. Pada proses ini, wiski masih berada 60% – 80% ABV dan tidak memiliki rasa yang tepat.

Wiski harus diencerkan menjadi sekitar 40% atau 45% ABV untuk mendapatkan rasa yang pas. Pindahkan ke dalam Botol dan nikmatilah, pindahkan wiski ke dalam botol dengan memberi catatan pada botol itu. Dan ada hal terpenting untuk kamu ingat, sebelum melakukan hal yang ada diatas.

Melakukan percobaan ini harus sesuai petunjuk dan menggunakan benda dan barang yang tepat, jangan meminumnya Jika kamu percaya bahwa mungkin telah melakukan prosedur yang salah, atau ada sesuatu yang salah dengan wiski.

Jenis Wiski

Ada banyak jenis wiski ditentukan oleh jenis biji-bijian yang digunakan untuk membuatnya, dimana itu dibuat dan juga jenis tong digunakan untuk usia wiski. Sebanyak 60% dari rasa wiski berasal dari proses penuaan dan tergantung pada panjang penuaan serta jenis kayu dan tingkat hangus atau memanggang dari tong digunakan untuk menyimpan wiski.

1. Wiski Skotch

Adalah wiski yang biasanya mengalami dua kali proses distilasi, dan tiga kali distilasi untuk sebagian merek. Hukum internasional mengharuskan wiski yang diberi label “Scotch” (Skotch) adalah wiski yang disuling di Skotlandia, dan dimatangkan paling sedikit selama tiga tahun di tong kayu ek. Wiski skotch terdiri dari dua jenis, malt dan grain.

  • Wiski malt adalah wiski yang dibuat seluruhnya dari malt (jelai yang dikecambahkan) sedangkan distilasi menggunakan kolom distilasi berupa ketel tembaga berbentuk bawang (pot still).
  • Wiski grain adalah wiski yang dibuat dari campuran jelai dan malt, serta serelia lain. Distilasi dilakukan dengan beberapa menara distilasi yang saling berhubungan. Dulunya, wiski grain dipakai sebagai pencampur, namun sekarang juga dipasarkan beberapa wiski skotch single grain (wiski skotch dari satu pabrik).

2. Wiski Jepang

Adalah wiski yang dibuat dengan mengikuti resep wiski Skotlandia, dan sama penggolongannya dengan wiski skotch. Wiski Irlandia (Irish whiskey) adalah wiski yang melalui tiga kali proses distilasi dan harus dimatangkan di dalam tong kayu paling sedikit tiga tahun. Malt yang digunakan hampir selalu dikeringkan di kamar pengeringan tanpa bahan bakar gambut.

3. Wiski Kanada

(Canadian whisky) adalah wiski yang menurut peraturan pemerintah Kanada harus dimatangkan paling sedikit tiga tahun di dalam tong kayu. Sebagian besar wiski Kanada adalah wiski campuran dari berbagai jenis serealia.

4. Wiski Amerika

Terdiri dari dua jenis: polos (straight) dan campuran (blend). Wiski hanya bisa disebut polos bila dimatangkan di tong kayu ek paling sedikit dua tahun dan memenuhi kriteria salah satu jenis wiski menurut peraturan pemerintah federal:

  • Bourbon dari bahan baku jagung paling sedikit 51%
  • Wiski rye dari bahan baku gandum hitam (rye) paling sedikit 51%
  • Wiski jagung dari bahan baku jagung paling sedikit 80%, dan dilakukan proses penyulingan untuk menghasilkan minuman keras berkadar alkohol 80%. Wiski jagung tidak harus dimatangkan dengan cara disimpan. Bila ingin dimatangkan harus di dalam tong baru dari kayu ek yang tidak dihanguskan permukaannya atau tong kayu bekas pakai.

5. Wiski Murni

Pot still (pure pot still whiskey) adalah sebutan untuk wiski Irlandia kombinasi dari jelai yang tidak dikecambahkan dan malt dan penyulingannya dilakukan dengan ketel tembaga berbentuk bawang (pot still).

6. Wiski Wales

Adalah wiski yang dibuat pabrik Penderyn di Wales.

7. Wiski India

Adalah minuman beralkohol yang diberi label “wiski” di India, namun sebagian besar dibuat dari fermentasi molase. Minuman sejenis ini di luar India umum dikenal sebagai rum. Sekitar 90% dari “wiski” yang dikonsumsi di India berasal dari molase. Walaupun demikian, India sudah mulai membuat wiski dari malt dan serealia yang lain.

Ibarat uang koin, Alkohol memiliki 2 sisi yang berbeda. Selama ini alkohol banyak disarankan untuk dihindari, sebenarnya minuman ini punya sisi baik. Misalnya saja konsumsi alkohol dalam kadar sedang terbukti bisa melindungi jantung. Namun, di sisi lainnya, apabila dikonsumsi dalam kadar yang tidak terkontrol, alkolol dapat berbahaya bagi tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian.

Nah begitu juga dengan Wiski, terdapat sisi baik atau disebut dengan manfaatnya dan berikut beberapa manfaat dari Minuman ini.

  • Meningkatkan daya ingat.
  • Membantu otak bekerja dengan lebih efisien.
  • Membantu mencegah terjadinya demensia (pikun) dan penyakit Alzheimer.
  • Membantu kerja sel saraf otak dan membuatnya tetap aktif (etanol).
  • Mengurangi stress dan rasa cemas.
  • Membuat kamu merasa lebih rileks dan menurunkan aktivitas otak (1-2 porsi).
  • Konsumsi wiski dalam jumlah sedang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan seseorang.
  • Membantu melawan berbagai infeksi dan menghambat tanda-tanda penuaan (antioksidan).

Dan untuk sisi buruk jika kamu terlalu sering atau berlebihan dalam mengkonsumsi minuman ini, kesehatan yang akan merusakh tubuh yakni,

  • Gangguan Mental Organik (GMO).
  • Merusak Daya Ingat, Kecanduan minuman keras dapat menghambat perkembangan memori dan sel-sel otak.
    Edema Otak, Pembengkakan dan terbendunganya darah di jaringan otak. Sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi dalam otak secara normal.
  • Serosis Hati, Peradangan sel hati secara luas dan kematian sel dalam hati akibat terlalu banyak minum minuman keras.
  • Gangguan Jantung, Terlalu banyak minum minuman keras dapat membuat kerja jantung tidak berfungsi dengan baik.
  • Gastiritis, Radang atau luka pada lambung. Ini biasanya diakibatkan gara2 muntah akibat mninuman keras, karena lambung harus memompa secara paksa keluar zat-zat adiktif yang beracun dalam tubuh.
  • Paranoid, Karena kecanduan, kadang2 peminum sering seperti merasa kepala dipukuli atau tidak tenang. Sehingga perilakunya menjadi lebih kasar terhadap orang di sekelilingnya.
  • Keracunan / Mabuk, Terlalu banyak minum minuman keras dapat menghilangkan kesadaran dirinya alias sudah naik alias nge-fly.

Gimana? Sudah tahukan mengenai minuman yang satu ini, apakah kamu ingin mencobanya? Untuk itu demikianlah artikel yang telah kita bahas, semoga bermanfaat untuk kamu dan selamat membaca guys.