Takabisha, Penampilan Roller Coaster Paling Ekstrem di Dunia

Kalo Anda penggemar wahana ekstrem, pasti udah nggak asing lagi sama yang namanya Roller Coaster. Wahana ekstrem yang satu ini meskipun menegangkan tapi memiliki banyak penggemar. Setiap Taman Rekreasi hampir di pastikan memiliki sebuah Roller Coaster yang ditujukan buat para penggemar wahana ekstrem.

Wahana ekstrem selalu jadi destinasi yang ramai dikunjungi oleh traveler. Maklum, wahana ekstrem sedang ngetren nih di kalangan anak muda. Tak ayal, di berbagai kota senantiasa muncul wahana baru yang lebih berani dan memacu adrenalin. Nah, bagi anda sang penantang wahana ekstrim yang sudah bosan dengan roller coaster yang ada, harus coba Roller Coaster di Fuji-Q Highland, Yamanashi Jepang.

Takabisha, Roller Coaster Tercuram di Dunia

Anda sangat menyukai sensasi adrenalin saat naik rollercoaster? Harus mencoba sebuah rollercoaster di Jepang, Takabisha. Rollercoaster ini disebut-sebut sebagai rollercoaster tercuram di dunia. Seperti yang dilansir oleh Wikipedia, Roller coaster adalah wahana permainan berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan tinggi pada jalur rel khusus, biasanya terletak di atas tanah yang memiliki ketinggian yang berbeda-beda.

Hampir semua orang tau mengenai roller coaster itu apa. Tapi tidak semua orang suka dan berani menaikinya. Bahkan banyak orang yang tidak berani untuk sekedar membayangkan bagaimana rasanya terjun bebas dari ketinggian menggunakan kereta sambil berkelok-kelok.

Takabisha, begitu nama wahana roller coaster yang ada di Fuji-Q Highland, Yamanashi, Jepang. Takabisha disebut-sebut menjadi roller coaster paling curam di dunia, dengan tingkat kemiringan mencapai 121 derajat. Takabisha langsung menyandang predikat sebagai Roller Coaster dari baja tercuram di dunia oleh Guinnes World Record. Takabisha sendiri memiliki lintasan sepanjang 1.004 meter dengan delapan tempat duduk yang masing-masing terbagi menjadi dua baris, depan dan belakang.

Seperti dikutip dari situs resmi Fuji-Q Highland, wisatawan yang ingin bermain di wahana ini pun harus memenuhi beberapa syarat. Seperti harus memiliki tinggi minimal 130 cm dengan rentang usia antara 10-60 tahun. Dengan kecepatan yang begitu kencang, waktu tempuh wahana ini sendiri hanya berkisar di 112 detik. Ekstrem habis guys..

Begitu naik ke wahana, Anda akan masuk ke dalam terowongan gelap. Kereta perlahan akan naik, lalu ujung terowongan di atas sana pun terlihat. Namun, begitu tiba di ujung terowongan, kereta ini akan langsung terjun ke bawah dengan kemiringan beragam. Titik tercuram kemiringan Takabisha adalah 112 derajat. Nah, jika anda pensaran anda bisa melihat video yang ada dibawah ini.

Bisa anda bayangkan bukan gimana sensasi kalau anda berada di Roller coster tersebut. Bisa-bisa pipis dicelana nih.. Takabisha yang berarti dominan ini, memiliki sistem kerja dengan bergantung pada kombinasi gravitasi dan satu set motor linear pada kereta. Sehingga, rollercoaster dapat menempuh kecepatan 100kmph. Pengunjung bagai melayang karena rollercoaster akan membawa mereka menelusuri lereng yang curam.

Sejarah Roller Coaster

Roller coaster pertama ini dibangun pada abad ke-17, tepatnya berada di atas bukit es sekitar Saint Petersburg, Rusia. Kehadirannya yang masih sangat baru ini langsung populer di masyarakat Rusia. Kaum kelas atas di Rusia pun menjadikannya sebagai permainan favorit. Salah satu bangsawan Rusia yang menyenangi roller coaster ini adalah Catherine II. Jika berbicara mengenai sejarah Roller Coaster, sebenarnya ada banyak sekali literatur tentang Roller Coaster, salah satunya adalah literatur yang ditulis di situs Roller Coaster Museum.

Dalam situs tersebut diceritakan bahwa LaMarcus Adna Thompson (1834-1919) adalah sosok yang paling patut diapresiasi dalam perkembangan roller coaster dunia. Ia berhasil menjadi satu-satunya tokoh dan ilmuan yang diyakini menjadi pelopor kepopuleran Roller Coaster yang saat ini banyak dijadikan wahana andalan di taman-taman bermain. Meski begitu, terjadi perselisihan mengenai asal usul pertama kali roller coaster ada. Beberapa sejarawan mengatakan, roller coaster pertama dibangun atas perintah James III di Gardens of Oreinbaum, di St Petersburg pada tahun 1784.

Perdebatan makin meluas dan sebenarnya hingga saat ini tak ada satupun orang yang tahu siapakah penemu roller coaster. Namun negara-negara di Eropa gempar saat sebuah roller coaster bernama Switchback Railway di Coney Island, Amerika Serikat, pada tahun 1884 diresmikan. L.A. Thompson lah penciptanya. Roller coaster inilah yang paling dikenal khalayak umum dan dianggap menjadi tonggak popularitas wahana permainan tersebut. Sejak itulah roller coaster mulai dicintai banyak orang dan sejak saat itu pula Thompson dikenal sebagai pencipta Roller Coaster pertama karena ide gilanya.

Pada tahun 1959, taman bermain Disneyland memperkenalkan desain roller coaster yang baru dan roller coaster inilah yang pertama kali menggunakan trek baja berbentuk pipa. Sebelumnya trek menggunakan kayu, kini desain roller coaster semakin berkembang dengan beragam bentuk. Di tempat-tempat hiburan besar, roller coaster menjadi salah satu permainan yang paling digemari karena sensasinya yang mampu memacu adrenaline.

Sebelum banyak orang yang meniru idenya, L.A Thompson lebih dulu mematenkan karyanya. Hak paten yang L.A Thompson miliki membuatnya makin melejit, ia pun membuat roller coaster dengan beragam ide kreatif dengan membangun roller coaster yang lebih tinggi, lebih cepat dan lebih curam. Bukan hanya itu saja, ia menambah visual untuk membuat wahananya makin seru dengan menambahkan terowongan, lampu-lampu, pemandangan unik, hingga kursi yang makin nyaman.

L.A Thompson mendapatkan banyak proyek atas keberhasilannya. Dirinya sepertinya memang hidup untuk roller coaster, dirinya bahkan meninggal saat mengerjakan projek roller coaster di Luna Park Melbourne, Australia pada tahun 1919. Karena konsistensi dan kontribusinya, ilmuan yang lahir di Ohio ini akhirnya dinobatkan sebagai Bapak Roller Coaster dan dikenal sebagai pengusaha sukses wahana permainan.

Berbagai Roller Coaster Di Dunia

Semakin tinggi dan semakin kencang roller coaster, maka semakin tertantang pula adrenalin wisatawan. Meski terlihat menakutkan, permainan roller coaster tetap menjadi permainan yang wajib dicoba ketika mengunjungi taman hiburan. Tapi kalau lihat roller coaster seperti di bawah ini, kamu masih tertarik dan berani mencobanya?

1. Formula Rossa, Ferrari World

Merupakan roller coaster tercepat di dunia dengan kecepatan tertinggi 240 km/h (150 mph) terletak di Ferrari World di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dibuat oleh Intamin, sebuah perusahaan yang terkenal menciptakan wahana ekstrim seperti roller coaster di seluruh dunia. Formula Rossa mampu berakselerasi dengan kecepatan tertinggi dalam waktu 5 detik dengan menggunakan teknologi sistem peluncuran hidrolik yang menghasilkan kecepatan pelepasan mirip dengan ketapel uap kapal induk.

Panjang jalur roller coaster adalah 2,2 km (1,4 mil), peringkat ke-6 di dunia, setelah Steel Dragon 2000, The Ultimate, The Beast, Fujiyama dan Millennium Force. Bentuknya terinspirasi oleh trek balap legendaris Italia Autodromo Nazionale Monza. Karena kecepatan udara yang tinggi dan dengan demikian beresiko tabrakan dengan partikulat udara atau serangga. Sehingga semua peserta yang menaiki wahana ini diminta untuk memakai kacamata pelindung mirip dengan yang digunakan saat terjun payung.

2. Ring Racer

Sesuai tempatnya, Ring Racer dibangun dengan konsep bertemakan F1 serta melintasi arena Nürburgring yang merupakan kawasan, yang sering digunakan untuk ajang-ajang balap bergengsi. Pembukaannya sendiri sempat mengalami penundaan selama empat tahun (2009-2013) karena adanya ledakan yang terjadi di saat uji coba.

Sempat beroperasi mulai 31 Oktober 2013 hingga 3 November 2013. Setelah itu, Ring Racer ditutup oleh pihak berwenang karena alasan yang tidak diketahui sampai sekarang.

Padahal, Ring Racer awalnya diharapkan dapat mencapai kecepatan 217 km per jam dalam waktu 2,5 detik jika benar-benar terus beroperasi. Saat masih dibuka, Ring Racer sendiri dapat mencapai kecepatan 160 km perjam dengan ketinggian 37 meter dengan durasi 1 menit 25 detik.

3. Kingda Ka

Kingda Ka adalah steel akselerator roller coaster yang terletak di Six Flags Great Adventure in Jackson, New Jersey, Amerika Serikat. Ini adalah roller coaster tertinggi di dunia, roller coaster tercepat kedua di dunia, dan strata coaster kedua yang pernah dibangun. Top Thrill Dragster di Cedar Point adalah yang pertama. Itu dibangun oleh Stakotra, subkontraktor Intamin.

Kereta ini diluncurkan oleh peluncuran hidrolik mekanik dengan kecepatan 128 mil per jam (206 km/jam) dalam 3,5 detik. Pada akhir jalur peluncuran, kereta mendaki menara utama, hingga mencapai ketinggian 456 kaki (139 m) dan mencakup lebih dari 3.118 kaki (950 m) jalur pada akhir perjalanan.

4. Dodonpa

Dodonpa sempat menjadi roller coaster tercepat di dunia saat awal pembukaannya di tahun 2001 yang hanya bertahan hingga tahun 2003. Saat ini masih memegang rekor sebagai roller coaster tercepat di Jepang. Dodonpa sendiri berada dalam kawasan Fuji-Q Highland yang terkenal akan keindahan alamnya karena terletak di kaki gunung Fuji.

Kamu akan merasakan kecepatan 172 km perjam hanya dalam waktu 1,8 detik! Selain itu dalam waktu 55 detik, kamu juga akan merasakan sensasi terlempar ke udara di menara vertikal yang memiliki ketinggian 52 meter. Sayangnya, sekarang ini Dodonpa masih direnovasi dan akan dibuka Juli 2017 mendatang.

5. Superman Escape from Krypton

Superman Escape from Krypton (awalnya dikenal sebagai Superman: The Escape) adalah steel shuttle roller coaster yang dibangun oleh Intamin di Six Flags Magic Mountain di Valencia, California, Amerika Serikat. Ketika dibuka pada tahun 1997, roller coaster ini merupakan tercepat dan tertinggi di dunia. Roller coaster ini mirip dengan Tower of Terror II, yang membuka dua bulan sebelumnya di Dreamworld di Australia.

Kedua coaster adalah yang pertama untuk memanfaatkan (LSM) teknologi Linear Synchronous Motors untuk mendorong kendaraan dengan kecepatan tertinggi. Ini pada awalnya dimaksudkan untuk membuka pada tahun 1996 namun ditunda karena beberapa masalah dengan sistem peluncuran.

Perjalanan ditutup sepanjang paruh kedua 2010 untuk transformasi menjadi “Superman: Escape from Krypton” dari “Superman: The Escape”. Perjalanan diperbaharui dibuka pada tanggal 19 Maret 2011 dengan kereta baru yang menghadapi mundur. Perjalanan juga didekorasi ulang dengan skema warna baru.

Selain Takabhisa, ternyata begitu banyak roller coster dibelahan dunia yah begitu memacu adrenalin anda. L.A Thompson, berkat anda banyak orang yang dapat menikmati permainan ini, wahana tersebut kini banyak diminati anak remaja dalam menantang keberanian mereka. Jadi bagaimana? Bersiaplah daftarkan “Takabhisa” ke dalam agenda liburan Anda jika bersinggah ke Negeri Sakura, Jepang.